Logo

Balai Riset dan Standardisasi Industri Padang

images

Aplikasi Gambir sebagai Bahan Penyamak Kulit Melalui Penerapan Penyamakan Kombinasi

Anwar Kasim*¹, Hazli Nurdin², Sri Mutiar³ 1. Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, FATETA UNAND e-mail: anwar_ks@yahoo.com 2. Program Studi Kimia, FMIPA UNAND 3. Peneliti UNAND Kampus Limau Manis, Padang 25163 Jurnal Litbang Industri, Vol.2 No. 2 Desember 2012: 55-62


ABSTRAK

Penelitian tentang “aplikasi gambir sebagai bahan penyamak kulit melalui penerapan penyamakan kombinasi dengan menggunakan tawas dan gambir” dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui konsentrasi yang optimal serta menghasilkan kulit samak yang memenuhi standar industri, dan untuk menghindari penggunaan bahan penyamak krom yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan kulit kambing. Pelaksanaan proses penyamakan kulit tahap I menggunakan tawas yang terdiri atas 5 taraf konsentrasi (3%, 5%, 7%, 9% dan 11%), kemudian dilanjutkan dengan penyamakan nabati tahap II dengan menggunakan gambir 3 taraf konsentrasi (3%, 6%, dan 9%) dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua hasil memenuhi standar SNI-06-0463-1989 tentang kulit lapis samak kombinasi dan SNI-0253-2009 tentang kulit bagian atas kaki-kulit kambing terhadap sifat kimia dan fisik. Penggunaan zat penyamak kulit kombinasi yang optimum yaitu menggunakan penyamakan tahap I dengan tawas pada konsentrasi 3% dan dilanjutkan dengan penyamakan tahap II dengan menggunakan gambir pada konsentrasi 3%. Karakteristik kulit hasil pengamatan kulit tersamak adalah kadar tanin terikat: 32,88%, derajat penyamakan: 88,62%, kekuatan tarik: 449,17 kg/cm2 dan kemuluran: 16%.

Kata Kunci: Penyamak nabati, gambir, penyamakan kombinasi, kulit tersamak


Untuk mengakses lebih lanjut, silahkan menghubungi Bpk. Sofyan Email : sofyantk84@yahoo.com atau telepon seluler 081363182882


TAG

Tinggalkan Komentar