Logo

Balai Riset dan Standardisasi Industri Padang

images

Riset Pigmen Gambir untuk Pewarna Tekstil Raih Peringkat ke-4 Litbang Unggulan Kemenperin Tahun 2018

HASIL Riset Gambir Baristand Industri Padang berhasil meraih peringkat ke-4 dalam Seleksi Litbang Unggulan Balai Besar dan Baristand Industri Tahun 2018. Kegiatan ini digelar oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Industri dan Kekayaan Intelektual Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Kementerian Perindustrian di Hotel Pomelotel, Jakarta pada Jum’at (06/07/2018) lalu.

Sebanyak 13 judul litbang yang lolos sebagai finalis dipresentasikan di hadapan 5 orang Tim Penilai yang diketuai oleh Ir. Kristanto Santosa, M.Sc. Berdasarkan hasil penilaian yang ketat, riset Pigmen Gambir untuk Pewarna Tekstil oleh peneliti Baristand Industri Padang Ir. Sofyan, M.Eng dan tim berhasil masuk ke dalam 6 besar judul litbang bersama 5 judul penelitian lainnya yaitu:

  1. Teknologi Electrocehmical Advance Oxidation Process (EOAP) sebagai Mesin Portable untuk Mengolah Air Limbah Tekstil Batik (Dr. Aris Mukimin, M.Si., BBTPPI Semarang)
  2. Inovasi Teknik Ringkel pada Kerajinan Tekstil Tritik Jumputan untuk Bahan Sampling (Vivin Atika, BBKB Yogyakarta)
  3. Rekayasa dan Rancang Bangun Material Heat Resistant Fire Grade untuk Spare Part Boiler pada Pabrik Kelapa Sawit (Pander Sitindaon, Baristand Industri Padang)
  4. Pigmen Gambir untuk Pewarna Tekstil (Ir. Sofyan, M.Eng., Baristand Industri Padang)
  5. Pembuatan V-Belt untuk Motor Matik (Noor Maryam Setyadewi, BBKKP Yogyakarta)
  6. Sistem Sterilisasi Ozonasi untuk Mikroalga Metode yang Efektif, Mudah, dan Ramah Lingkungan dalam Mensterilkan Serbuk Spirulina untuk Industri Farmasi (Rame, S.Si., M.Si., BBTPPI Semarang)

Riset hasil pertanian dan gambir memang telah menjadi fokus Baristand Industri Padang baik di bidang bahan baku, bahan penolong, proses dan peralatan/mesin, hingga mutu produk dan penanganan limbah industri. Diharapkan hasil riset pigmen pewarna dari gambir tersebut dapat menjawab permasalahan yang ada di masyarakat khususnya dalam industri tekstil, dimana penggunaan pewarna alam diharapkan mampu meningkatkan mutu dan nilai jual produk serta mengurangi penggunaan pewarna sintetis yang berbahaya bagi lingkungan.

 (dok: Puslitbang TIKI)

 

 

 


TAG