Sosialisasi Hasil Penelitian: Aplikasi Katekin Gambir Dalam Sediaan Cair Untuk Pengawet Pangan Secara Komersial
Logo

Balai Riset dan Standardisasi Industri Padang

images

Sosialisasi Hasil Penelitian: Aplikasi Katekin Gambir Dalam Sediaan Cair Untuk Pengawet Pangan Secara Komersial

Padang (18/10/2019), Baristand Industri Padang terus berupaya meningkatkan kualitas hasil penelitian terutama pada produk olahan gambir dan hasil pertanian. Penelitian mengenai gambir yang telah dilakukan oleh para peneliti Baristand Industri Padang diantaranya zat warna gambir sebagai pewarna alam untuk tekstil, tinta stempel berbahan dasar gambir, gambir untuk penyamakan kulit, katekin gambir sebagai bahan untuk kosmetik, serta katekin gambir sebagai bahan pengawet pangan. Hasil penelitian berupa aplikasi katekin gambir dalam sediaan cair untuk pengawet pangan telah disosialisasikan oleh peneliti Baristand Industri Padang pada hari Kamis-Jum’at (17-18 Oktober 2019) lalu, bertempat di Gedung Pertemuan Mentari Hall Baristand Industri Padang. “Baristand Industri Padang berupaya dan berperan aktif dalam meningkatkan nilai tambah gambir lokal dengan melakukan pelatihan kepada IKM binaan agar menghasilkan produk olahan turunan gambir sehingga yang diekspor bukan lagi gambir asalan/ mentah tetapi hasil olahannya”, tegas Ir. Arhamsyah, MP (Kepala Baristand Industri Padang) dalam Acara Pembukaan Sosialisasi Hasil Penelitian Aplikasi Katekin Gambir Dalam Sediaan Cair Untuk Pengawet Pangan Secara Komersial (17/10/2019).

 


Ir. Arhamsyah secara resmi membuka acara sosialisasi hasil penelitian: Aplikasi Gambir Dalam Sediaan Cair
Untuk Pengawet Pangan Secara Komersial

 

Sosialisasi hasil penelitian ini disampaikan langsung oleh Dr. Gustriyeni, S.TP., MP., dengan pemaparan hasil penelitian serta praktek pengaplikasian katekin gambir dalam sediaan cair sebagai pengawet pangan (dalam hal ini diujicobakan pada rendang, bumbu rendang, serta minyak goreng). Senyawa katekin pada gambir mengandung anti oksidan dan anti bakteri, yang mampu menghambat reaksi oksidasi pada bahan yang mengandung minyak atau lemak serta menghambat perkembangan bakteri, sehingga dapat dikembangkan sebagai bahan pengawet alami. “Kesadaran konsumen terhadap kesehatan dan kecemasan akan dampak penggunaan bahan pengawet sintetis mendorong terciptanya bahan pengawet alami” jelas Gustriyeni. Dengan adanya sosialisasi ini, IKM binaan Baristand Industri Padang mengetahui potensi lain dari katekin gambir sebagai pengawet pangan serta mengedukasi mereka mengenai pengaplikasian sediaan cair pengawet tersebut pada olahan pangan. Untuk saat ini pengawet cair dari katekin gambir telah diaplikasikan pada rendang, minyak, ikan, dan cokelat.

 

 


Pemaparan hasil penelitian dan praktek pengaplikasin pengawet gambir dari sediaan cair katekin gambir pada olahan rendang dan minyak goreng

 

 
Foto bersama pada acara pembukaan dan penutupan acara sosialisasi hasil penelitian (17-18 Oktober 2019)


TAG , , , ,

Tinggalkan Komentar